Sejarah Perkembangan Ilmu GiziPenelitian yang menegaskan bahwa
ilmu gizi sudah ada
sejak dulu diantaranya adalah :
a.
Antoine Lavoisier (1743-1794), Mempelajari
hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan energi makanan yang
meliputi proses pernafasan, oksidasi
dan kalorimetri.
b.
Penemuan Mineral – Sejak
lama mineral telah
diketahui dalam tulang dan gigi.
Pada tahun 1808 ditemukan kalsium. Tahun
1808, Boussingault menemukan zat besi sebagai zat
esensial. Ringer (1885) dan Locke (1990), menemukan cairan tubuh perlu konsentrasi elektrolit tertentu.
Awal abad 20, penelitian Loeb tentang pengaruh konsentrasi garam natrium, kalium dan
kalsium klorida
terhadap jaringan hidup.
c.
tahun 1887-1905 muncul penelitian-penelitian dengan makanan yang
dimurnikan dan makanan utuh. Pada
tahun 1912, Funk mengusulkan memberi nama vitamine untuk zat tersebut. Tahun
1920, vitamin diganti
menjadi vitamine dan diakui sebagai zat esensial.
d.
tahun 1955, dan diperoleh pengertian tentang
struktur sel yang rumit serta peranan kompleks dan vital zat gizi dalam pertumbuhan dan
pemeliharaan sel-sel.
e.
Keadaan Sekarang – Muncul konsep-konsep baru antara
lain: pengaruh keturunan terhadap kebutuhan gizi; pengaruh gizi terhadap perkembangan otak dan perilaku, kemampuan
bekerja dan produktivitas serta daya tahan terhadap penyakit infeksi.
Ruang
Lingkup Ilmu GiziRuang lingkup
cukup luas, dimulai dari cara produksi pangan,
perubahan
pascapanen (penyediaan pangan, distribusi dan pengolahan pangan, konsumsi
makanan
serta cara pemanfaatan
makanan oleh
tubuh yang sehat dan
sakit). Ilmu
gizi berkaitan
dengan ilmu agronomi, peternakan, ilmu pangan, mikrobiologi, biokimia, faal,
biologi molekular dan kedokteran.
Informasi gizi yang diberikan pada masyarakat, yang meliputi
gizi individu,
keluarga
dan masyarakat;
gizi
institusi dan
gizi
olahraga.
Pengenalan Ilmu Gizia.
Ilmu
Gizi (
Nutrience Science) adalah ilmu yang mempelajari
segala sesuatu tentang
makanan dalam hubungannya dengan
kesehatan
optimal/
tubuh.
b.
Zat
Gizi (
Nutrients) adalah
ikatan kimia yang
diperlukan
tubuh
untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan
energi, membangun dan
memelihara jaringan serta mengatur
proses-
proses kehidupan.
c.
Gizi (
Nutrition) adalah suatu
proses organisme
menggunakan
makanan
yang dikonsumsi secara
normal melalui
proses digesti, absorpsi, transportasi, penyimpanan,
metabolisme
dan
pengeluaran
zat-zat yang tidak digunakan, untuk mempertahankan kehidupan,
pertumbuhan
dan fungsi
normal
dri organ-organ, serta menghasilkan
energi.
d.
Pangan adalah istilah umum untuk semua bahan yang
dapat dijadikan
makanan.
e.
Makanan adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat
gizi dan atau
unsur-
unsur/
ikatan kimia yang dapat
diubah menjadi zat
gizi
oleh
tubuh,
yang berguna bila dimasukkan ke dalam
tubuh.
f.
Bahan
makanan adalah
makanan dalam keadaan mentah.
g.
Status
gizi adalah
keadaan
tubuh
sebagai akibat konsumsi
makanan dan penggunaan zat-zat
gizi.
Pengelompokan Zat Gizi Menurut
KebutuhanDibagi dalam dua golongan besar yaitu :
1. MakronutrienKomponen terbesar
dari susunan diet, berfungsi
untuk menyuplai energi dan zat-zat
esensial (pertumbuhan sel/
jaringan), pemeliharaan aktivitas tubuh. Karbohodrat (hidrat arang), lemak, protein,
makromineral dan air.
2.
Mikronutrien
Golongan mikronutrien terdiri
dari:
a.
Karbohidrat – Glukosa,
serat.
b.
Lemak/ lipida –
Asam linoleat (omega-6), asam linolenat
(omega-3).c.
Protein Asam-asam
amino, leusin, isoleusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, valin,
histidin, nitrogen
nonesensial.
d.
Mineral Kalsium, fosfor, natrium, kalium,
sulfur, klor, magnesium, zat besi, selenium,
seng, mangan, tembaga, kobalt, iodium, krom fluor, timah, nikel, silikon, arsen,
boron, vanadium, molibden.
e.
Vitamin – Vitamin A (retinol), vitamin D
(kolekalsiferol), vitamin E
(tokoferol), vitamin K, tiamin,
riboflavin, niaclin, biotin, folasin/folat, vitamin B6, vitamin B12, asam
pantotenat, vitamin C.
f.
Air
Fungsi Zat
Gizi
- Memberi energi
(zat pembakar
- Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh
(zat pembangun
- Mengatur proses
tubuh
(zat pengatur
- PEMENUHAN GIZI SEIMBANG
Diantara nutrisi-nutrisi penting
sebagai asupan makanan untuk balita sebagai berikut :1. Karbohidrat
merupakan sumber energi yang tersedia dengan mudah di setiap makanan dan harus
tersedia dalam jumlah yang cukup karena kekurangan karbohidrat dapat
menyebabkan terjadi kelaparan dan berat badan menurun
2. Protein
harus dikonsumsi secara seimbang karena protein dibutuhkan untuk proses
pertumbuhan dan perkembangan anak.
3. Lemak
merupakan sumber energi utama untuk pertumbuhan dan aktifitas fisik bagi balita.
4. Vitamin dan
mineral disaran untuk selalu dihidangkan dalam menu makanan sehari-hari karena
vitamin tidak dihasilkan tubuh dalam jumlah banyak. Vitamin sangat membantu
dalam melawan radikal bebas. Vitamin dapat dijumpai dalam roti, buah-buahan,
sayuran, susu, daging.
Pedoman Umum
Gizi Seimbang1. Makan makanan yang beraneka ragam.2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi..
3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah
dari kebutuhan energi.
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak hingga 1/4 dari kebutuhan energi.5. Gunakan garam beryodium.6. Gunakan makanan sumber zat besi.7. Berikan hanya ASI kepada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan mp ASI
atau makanan pendamping ASI setelah usia 6 bulan.8. Biasakanlah untuk sarapan sebelum memulai aktifitas.9. Minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya.10. Lakukan aktifitas fisik secara teratur atau olahraga.11. Hindari untuk minum-minuman yang beralkohol .
12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.13. Bacalah label makananGIZI IBU
HAMILAngka
Kecukupan Gizi Ibu Hamil1. Kalori
Selama
kehamilan konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya.
Kalori yang di dapat haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi,
dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya.2. Protein
Selain menjadi
sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel merupakan salah
satu fungsi protein. Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60
gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa
didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.3. Vitamin A
Sangat
bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain
itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Namun
meskipun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan sampai
berlebih dalam mengkonsumsinya, karena jika ibu hamil mengalami kelebihan
vitamin A hal ini dapat membuat janin terganggu pertumbuhannya.4. Zat Besi
Berfungsi di
dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan
mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Zat besi akan diperlukan pada saat
kehamilan memasuki usia 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg per
harinya. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan.5. Calsium
Berfungsi dalam pertumbuhan dan
pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan ada kalsium yang cukup selama
kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis.Pengaruh
Masalah Kurang Gizi1.
Terhadap Ibu
Gizi
kurang pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada ibu antara
lain: anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, dan
terkena penyakit infeksi.2.
Terhadap Perslinan
Pengaruh
gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan persalinan sulit dan
lama, persalinan sebelum waktunya (premature), pendarahan setelah persalinan,
serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat.3.
Terhadap Janin
Kekurangan
gizi pada ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat
menimbulkan kegururan, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat
bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intra partum (mati dalam kandungan), lahir
dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Status
Gizi Ibu HamilRumus Berat badan Ideal Ibu HamilBBIH = BBI + (UH x 0.35)dimana,BBIH = Berat Badan Ibu HamilUH = Umur Kehamilan dalam Minggu0.35 =tambahan berat badan kg per
minggunyaPenjelasannya sbb:BBI = (TB-110) jika Tinggi Badan diatas
160 cmBBI = (TB-105) jika Tinggi Badan dibawah
160 cmBBI = (TB-100) jika Tinggi Badan dibawah
150 cmUH = adalah umur kehamilan dalam
minggu (kenapa diambil per minggu agar kontrol faktor resiko penambahan berat
badan secara dini dapat diketahui)
0.35 = adalah tambahan berat
badan kg per minggunya. Rata-rata penambahan berat badan khan sekitar 350 – 400
gr atau sekitar 0.35 – 0.4 kg. Kenapa diambil nilai yang terendah karena
pertambahan berat badan ditekankan pada kualitas (mutu) bukan pada kuantitas
(banyaknya).
Berbagai
Keluhan Saat Hamil dan Cara Mengatasinya1.
Hiperemesis
Cara
mengatasi :· Untuk
mual di pagi hari, konsumsi biskuit cracker kering rendah garam atau roti bakar
sebelum bangun dari tempat tidur.
· Cemilan
yang mengandung protein ringan sebelum tidur dapat mengurangi mual sepanjang
malam
· Makan
dengan porsi kecil tetapi sering
· Minum
yang cukup, hindari dehidrasi atau kurang cairan. Minum cairan di sela-sela
waktu makan
· Hindari
makanan yang berbau tajam, berbumbu, dan berlemak.
· Mengonsumsi
makanan yang banyak mengandung vitamin B6, atau suplemen vitamin B6 yang
terbukti dapat menurunkan gejala mual dan muntah.
2.
Eklampsia
Wanita hamil mengalami
tekanan darah tinggi secara tiba-tiba setelah usia kehamilan 20 minggu.
Biasanya berbarengan dengan terdapatnya protein dalam urin. Dalam kasus yang
serius, kondisi ini bisa menyebabkan gagal ginjal, kejang, kerusakan hari,
gangguan pernafasan bahkan kematian.3. Konstipasi
dan Hemoroid
Konstipasi
atau hemoroid adalah pelebaran pembuluh vena di anus yang menyebabkan rasa
nyeri saat buang air besar (BAB). Hemoroid sering terjadi akibat kehamilan, dan
kadang keadaan ini memburuk selama hamil jika sebelumnya telah mengalami
Hemoroid. Hemoroid selama hamil terjadi akibat kerja hormon progesteron yang
merelaksasi dinding pembuluh vena sehingga melebar, berat rahim yang makin
membesar, hambatan pada pembuluh vena di daerah panggul, dan ditambah dengan
gangguan konstipasi.Cara Mengatasi :· Cegah
terjadinya konstipasi dengan banyak mengonsumsi makanan berserat dan minum air
8 gelas sehari.
· Mengonsumsi
makanan dengan kandung vitamin B yang tinggi dapat membantu. Vitamin C dan E
juga dianjurkan karena diyakini dapat menguatkan pembuluh darah. Bawang merah
dan bawang putih dipercaya dapat meningkatkan elastisitas pembuluh darah.
· Terapkan
pola aktivitas, olahraga, dan istirahat yang seimbang, terlalu banyak periode
istirahat dapat meningkatkan kemungkinan konstipasi.
· Hindari
terlalu sering mengonsumsi daging.
· Minuman
hangat di pagi hari setelah bangun tidur dapat merangsang pergerakan usus.
4.
Oedema
Penyebabnya bisa karena ibu
terlalu banyak diam.Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi
atau malah preeklamsi.. Asupan yang Perlu
Dihindari Selama Masa kehamilana.
Kafein Dosis Tinggib. Daging
Dingin
c. Jenis Keju Lembutd. Telur.e. Alkohol
GIZI IBU MENYUSUIMekanisme Produksi ASIMulai dari bulan ketiga kehamilan,
tubuh wanita memproduksi hormon yang menstimulasi munculnya ASI dalam sistem
payudara:·
Progesteron: mempengaruhi pertumbuhan dan ukuran
alveoli. Tingkat progesteron dan estrogen menurun sesaat setelah melahirkan.
·
Estrogen: menstimulasi sistem saluran ASI untuk
membesar.
·
Follicle stimulating hormone (FSH)
·
Luteinizing hormone (LH)
·
Prolaktin: berperan dalam membesarnya alveoil dalam
kehamilan.
·
Oksitosin: Setelah melahirkan, oksitosin juga
mengencangkan otot halus di sekitar alveoli untuk memeras ASI menuju saluran
susu.
·
Human placental lactogen (HPL) : Sejak bulan kedua
kehamilan, plasenta mengeluarkan banyak HPL, yang berperan dalam pertumbuhan
payudara, puting, dan areola sebelum melahirkan.
Tahapan Lactogenesis1.
Laktogenesis Ipayudara
memproduksi kolostrum, yaitu berupa cairan kental yang kekuningan. Pada saat
itu, tingkat progesteron yang tinggi mencegah produksi ASI sebenarnya. 2.
Laktogenesis II
Saat melahirkan, keluarnya plasenta
menyebabkan turunnya tingkat hormon progesteron, estrogen, dan HPL secara
tiba-tiba, namun hormon prolaktin tetap tinggi. Hal ini menyebabkan produksi
ASI besar-besaran 3.
Laktogenesis III
Sistem kontrol hormon endokrin mengatur
produksi ASI selama kehamilan dan beberapa hari pertama setelah melahirkan.
Ketika produksi ASI mulai stabil, sistem kontrol autokrin dimulai.Tingkatan ASI1.
Kolostrum
·
ASI
ini berwarna kekuningan & lebih kental
·
Kolostrom
mengandung tinggi kadar sel darah putih, antibodi & protein yang disebut
sebagai Immunoglobin
2. ASI Transisi
3. ASI Matur
·
terdiri dari 3 jenis yang keluar berurutan waktunya :
1. Quencher, 2. Foremilk (ASI Awal) , dan 3. Hindmilk (ASI Akhir).
·
ASI ini berwarna putih & mempunya komposisi yang
stabil serta sangat lengkap sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan bayi.
Komposisi
ASI·
Lemak bisa dikatakan sumber kalori utama
pada ASI, kadar lemak dalam ASI antara 3,5 % - 4,5 %.
·
Karbohidrat,
Laktose adalah karbohidrat utama pada ASI, kadarlaktosa pada ASI adalah 7 %.
Laktose mempunyai manfaat lain yaitu mempertinggi absorsikalsium dan merangsang
pertumbuhan laktobasilus bifidus
·
Protein,
Kasein dan Whey adalah protein pada ASI. Kadar protein ASI sebesar 0,9 % - 60 %
·
Vitamin,
pada proses pembentukan darah vitamin K pada ASI berfungsi sebagai katalisator.
Vitamin K dalam ASI jumlahnya cukup dan mudah diserap. Dalam ASI juga terdapat
vitamin D dan E terutama dalam kolostrum.
Manfaat ASI
Bagi Bayi1.
ASI mengandung antibodi
dalam jumlah besar yang berasal dari tubuh seorang ibu. Antibodi tersebut
membantu bayi menjadi tahan terhadap penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh2.
Hormon yang terdapat di
dalam ASI menciptakan rasa kantuk dan rasa nyaman. Hal ini dapat membantu
menenangkan kolik atau bayi yang sedang tumbuh gigi dan membantu membuat
bayi tertidur setelah makan.3.
Menyusui membantu
perkembangan otak. Bayi yang diberi ASI rata-rata memiliki IQ 6 poin lebih
tinggi dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula.4.
Menyusui
secara psikologis baik bagi bayi dan meningkatkan ikatan dengan ibu.
Manfaat ASI Bagi Ibu1.
Cara paling mudah
untuk menurunkan berat badan. Menyusui membakar ekstra kalori sebanyak 200-250
per hari.
2.
Menyusui itu gratis.
3.
ASI selalu siap
tersedia.
4.
ASI merupakan metode
kontrasepsi yang alami
5.
Pelepasan hormon
oksitosin ketika menyusui meningkatkan perasaan tenang, nyaman, dan cinta untuk
bayi.
6.
Menyusui bagus untuk
kesehatan.
7.
.
Isu dan
Penyebab Kegagalan MenyusuiGagal IMD, Asi tidak keluar, Payudara
bengkak, Kelainan puting ( Puting
susu datar, Puting susu terpendam ), Puting
susu lecet dan nyeri, Saluran susu
tersumbat, Mastitis, Abses payudara, Bayi bingung puting, Bayi
tidak mau menyusu, Bayi sering
menangis Volume ASIvolume ASI dari waktu ke waktu berubah, yaitu: a.
Enam bulan pertama : 500-700 ml ASI/
24 jam
b.
Enam bulan kedua :
400-600 ml ASI/ 24 jam
c.
Setelah satu tahun :
300-500ml ASI/ 24 jam
Faktor yang berpengaruh terhadap kuantitas produksi
ASIa. Makanan
Bahan makanan yang dibatasi untuk ibu
menyusui :
1.
Yang merangsang, seperti: cabe, merica, jahe,
kopi, alkohol.
2.
Yang membuat kembung, seperti : ubi, singkong,
kol, sawi dan daun bawang.
3.
Bahan makanan yang banyak mengandung gula dan
lemak.
b.
Emosi
dan keadaan psikis
Emosi
dan keadaan psikis ibu sangat mempengaruhi refleks pengaliran susu.
Karena refleks ini mengontrol perintah yang dikirim oleh hipotalamus pada
kelenjar bawah otak.
c.
Penggunaan alat kontrasepsi
Pada
ibu yang menyusui bayinya penggunaan alat kontrasepsi hendaknya diperhatikan
karena pemakaian kontrasepsi yang tidak tepat dapat mempengaruhi jumlah
produksi ASI.
d.
Perawatan payudara
Perawatan
payudara bisa dilakukan saat masih dalam masa kehamilan. Karena perawatan yang
benar akan memperlancar produksi ASI.
e.
Anatomis payudara
Bila
jumlah lobus dalam buah dada berkurang, lobulus pun berkurang. Dengan demikian
produksi ASI juga berkurang karena sel-sel acini yang menghisap zat-zat makan
dari pembuluh darah akan berkurang.
f.
Istirahat cukup
Bila
kurang istirahat akan mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya dengan
demikian pembentukan dan pengeluaran ASI berkurang.
g.
Faktor
isapan anak
Bila
ibu jarang menyusui anak dan berlangsung sebentar maka hisapan anak berkurang
dengan demikian pengeluaran ASI berkurang.
GIZI BAYITanda Kecukupan ASI1.
Frekuensi buang air kecil (BAK)
per hari paling tidak 6x sehari2.
pada umur 0-4 bulan kenaikan BB per minggu
bayi adalah 170 gr per minggu. Usia 4-6 bulan sekitar 113-141 gr per minggu.
3.
perilaku bayi
pasca menyusui,
bayi tampak puas, kenyang, tidak rewel, tidur dengan nyenyak dan di saat
bangun
alert, dan aktif normal.
4.
Biasanya sampai
usia sebulan bayi dapat bab >2x per hari atau bahkan pasca menyusui langsung
bab.
perbandingan antara susu formula dengan ASI.a.
nutrisi ASI paling sesuai dengan pencernaan bayi dan
kebutuhannya, susu formula seringnya dibuat dengan proses enrichment dan kurang
dapat diserap dengan baik.
b.
ASI memiliki banyak sel darah putih dan Immunoglobulin (zat
anti bodi). Adapun susu formula tidak mengandung sama sekali sel darah putih
dan kadar Immunoglobulin-nya rendah.
c.
ASI mengandung DHA dan AA dalam jumlah yang tinggi,
yang bermanfaat dalam pembentukan sel otak. ASI mudah diserap usus, Susu
formula tidak mengandung kolesterol, kurang kandungan DHA-nya dan tidak dapat
diserap secara sempurna.
d.
ASI pun kaya protein pembangun tubuh dan otak.
Sementara susu formula, tidak mengandung kedua enzim tersebut. Kadar proteinnya
pun kurang.
e.
ASI memiliki kadar laktosa dan dalam jumlah cukup
tinggi. Sedangkan susu formula kurang kandungan laktosa dan oligosakaridnya.
f.
ASI kaya dengan enzim pencernaan seperti lipase dan
amilase, kaya hormon (seperti tyroid, prolaksin, dan oksitoksin. Berbeda dengan
susu formula, kandungannya sedikit sekali.
g.
ASI mengandung zat besi, zinc, kalsium, serta anti
oksidan yang dapat diserap dengan baik oleh usus bayi. Sedangkan pada susu
formula zat tersebut kurang dapat diserap.
h.
ASI praktis, murah, dan selalu steril. Adapun susu
formula relatif mahal serta beresiko tercemar kuman bila tidak tepat
penanganannya.
Prinsip Pemberian MPASIa.
Memberikan ASI eksklusif selama enam
bulan dan memperkenalkan makanan pendamping ASI ketika usia bayi di atas enam
bulan
b. ASI
tetap diberikan sampai bayi berumur dua tahun atau lebihc. Perilaku
ibu sangat berperan dalam keberhasilan pemberian MPASI, misalnya:1.
Secara responsif, yaitu setiap saat bayi
lapar dan dalam porsi yang kecil namun sering.
2. Pemberian harus sabar, perlahan-lahan dan
dengan kasih sayangd. Keragaman
bentuk, rasa, tekstur dan cara pemberian untuk menghindari kebosanan bayie. Menciptakan
suasana yang menyenangkan sehingga membangkitkan selera makanf. Menjaga
sanitasi dan higienis dalam mempersiapkan dan menyajikan MPASI,g. Memberikan
MPASI sesuai umur dan frekuensi per harih. Tekstur
yang lembut, meningkat agak kasar dan akhirnya kasar menyerupai makanan dewasa.i.
Frekuensi pemberian jenis dan kepadatan energi
MPASI disesuaikan dengan umur bayi. Snack bergizi juga dapat diberikan.j.
MPASI dianjurkan yang bergizi tinggi,
menyehatkan dan beraneka ragam.
k. Pemberian
MPASI te tap diberikan sekalipun dalam keadaan bayi sakitGIZI
BADUTADampak Kurang Gizi Pada Baduta1.
Masalah
kurang gizi membunuh/ melumpuhkan jutaan anak setiap tahunnya, dan mencegah
jutaan anak meraih potensi intelektual dan produktivitas, yang optimal
2.
Konsekuensi,langsung
: morbiditas, mortalitas, terhambatnya perkembangan motorik dan mental
3.
Jangka
panjang : menghambat daya intelektual, produktivitas, dan kesehatan secara
keseluruhan
GIZI PRESCHOOLResiko Obesitas Pada
Anak1.
Meningkatnya kejadian diabetes tipe 2 (diabetes pada
usia dewasa).
2.
Meningkatnya kejadian penyakit jantung akibat kolesterol
darah yang tinggi dan tekanan darah yang tinggi.
3.
Meningkatnya kejadian berhenti napas waktu tidur (sleep
apnea).
4.
Gangguan tulang dan otot rangka.
5.
Penyakit hati dan penyakit asma.
Perilaku
Makan Anak Usia Pra SekolahAnak dalam usia
ini sudah dapat lebih banyak diperkenalkan dengan makanan yang disajikan untuk
anggota keluarga lainnya. Semakin bertambah usia jumlah bahan makanan yang
diperlukan oleh seorang anak akan semakin bertambah pula.Sepertiga dari
kebutuhan protein sedapat mungkin diambil dari makanan yang berasal dari hewan. GIZI
REMAJADikatakan
Remaja pada Usia :1. Usia
12-18 tahun
2. 9-10
tahun, jika sudah mengalami menstruasi
Priode
masa transisi :1. Biologis
= fase pubertas ( bentuk tubuh berubah ubah, merupakan perbedaan yang mencolok
antara perempuan dan laki-laki, oleh karena progesteron dan esterogen.
2. Koognitif
= sudah mulai berfikir secara abstrak
3. Social
= mulai menyukai lawan jenis.
PERTUMBUHAN
FISIOLOGISPada
fase remaja, kebutuhan yang paling tinggi adalah protein. Didalam protein
hormone somatopedin oleh hati. Hormone ini bekerja pada massa pubertas, tinggi
pertumbuhan dan hormon somatopedin ini akan menjadi penggerak utama pada saat
pematangan seksual.ESTEROGEN TESTOTERON·
Perubahan suara Perubahan
suara
·
Pembesaran panggul tumbuh
kumis
·
Pembesaran payudara Jakun
MASA
LEMAK = MASA OTOT1.
Masa otot = masa tanpa lemak.(kebutuhan
energy pada laki-laki lebih besar dari pada perempuan, karena masa otot
laki-laki lebih besar dari pada perempuan.
2.
Pada perempuan masa lemak dibutuhkan
untuk kematangan seksual, dan menstruasi.
MASA OTOT > MASA LEMAK1. Testoteron
berfungsi merangsang perkembangan otot karena aktifitas kerja. Disini protein
lebih dibutuhkan.
2. Pada
laki-laki dimasa pubertas volume darah meningkat, membutuhkan peningkatan zat
besi (Fe) konsentrasi HB, sehubungan
dengan terjadinya kematangan seksual.
METABOLISME
BASAL = energy yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas vital (bernafas, detak
jantung, metabolisme.). Karena metabolisme basal lebih berkolerasi positif pada
masa tanpa lemak, sehingga kesuburan energy pada laki-laki lebih tinggi dari
perempuan.Protein lebih : mens lebih awal, maka menopause semakin cepat. Esterogen
: untuk sistem pertahanan tubuh.LEMAK ATAU ASAM LEMAK ESENSIAL1.
Untuk pembentukan organ-organ
2.
Proses aromatigasi dimana androgen
(testosterone) berubah menjadi esterogen yang dihasilkan diluar folikel,
endrogen, estrogen, dan lemas juga berfungsi sebagai untuk menunjang kematangan
seksual.
Remaja
kepadatan tulang 45% jika kebutuhan terpenuhi.Dewasa kepadatan tulang 90% jika
kebutuhan terpenuhi. Untuk mencegah aktifitas osteoklas yang + dan tidak
mempengaruhi osteoblas yang sudah terbentuk sampai usia 20 tahun. Angka
kecukupan gizi dan dan masalah GiziYang biasa dinilai untuk menghitung kecukupan gizi adalah suatu
populasi. Batasan 77 % dan dibawah 77 %
dianggap kurang gizi, berdasarkan
:
1. Usia2. Gender3. Kondisi faal ( ex : bumil dan menyusui )Energi dan protein dikatakan cukup apabila mencapai
nilai 77%Kekuranagan energy Protein1. MarasmusØ Kekurangan energy : tidak memiliki jaringan lemak
Ø Bayi 12 bulan pertamaØ Gejala : pertmbuhan terhambat, otot melemah, lemak
bawah kulit berkurang, wajah terlihat tua, pembesaran hati2. KwashirkorØ Kekurangan protein stadium beratØ Terjadi pada balitaØ Gemuk oedemaØ Tatalaksana mengatasi gizi buruk1.
Fase
stabilisasi/pnyelesaian : makanan
difortifikasi (cairan)2.
Fase
transisi/tahap pnyembuhan : makanan ditambah f100 (mengandung 100 kalori )
3.
Fase
stabilisasi/tahap lanjutan : kondisi sudah
membaik, sudah dibolehkan pulang dan sudah mulai dapat menerima makanann Gizi
DewasaKarakteristik
Dewasa dibagi 3
kelompok :1. Dewasa muda :
19-29 th2. Dewasa wadya :
30-49 th3. Dewasa lanjut :
50-64 th Secara finansial kelompok dewasa disebut dengan usia produktif
/ usia kerja.Energi berkolerasi positif
terhadap angka metabolisme basal dan bekolerasi positif terhadap masa otot yang mempengaruhi kebutuhan energi pada remaja adalah
aktfitas. Kebutuhan vitamin A pada laki laki dewasa adalah 600 RE, dan pada wanita 500 RE.
Kebutuhan Vitamin A pada laki-aki lebih tinggi dari pada perempuan disebabkan
oleh laki-laki lebih beresiko terkena buta senja
Vitamin C bagi laki-laki
lebih tinggi kebutuhannya dari pada wanita disebabkan oleh pada laki-laki dapat
menyebabkan stres oksidatif. Stres Oksidatif adalah : kelebihan radikal bebas yang
tidak bias di netralisir oleh tubuh
Zink pada pria lebih kurang
13 dan pada wanita kebutuhannya 9, peran zink pada pria adalah secara umum
untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan zink mempunyai pengaruh siknifikan
terhadap peranan penting sistem reproduksi pria. Kekurangan zink pada pria
dapat menyebabkan produksi sperma berkurang, produksi sperma berkurang
sepertiga dari biasa, kondisi sperma tidak bagus, ukuran testis menyusut.
Secara umum indra pengecap pad alidah kurang optimal dan gagal tumbuh.EnergiKelebihan asupan energi yang
tidak di imbangi dengan aktifitas fisik akan menyebabkan kenaikan berat badan
tidak terkontrol sehingga meningkatkan resikoKarbohidratKebutuhan
kalori berdasarkan formula Haris-benedik1.
Wanita
:
BMR
= 655 + ( 4,35 x berat dalam pounds ) + (4,7 x tinggi dalam inci ) – ( 4,7 x umur dalam tahun )2.
Pria
:
BMR
= 66 + ( 6,23 X Berat dalam pounds )+ ( 12,7 x tinggi dalam inci ) – ( 6,8 x umur dalam tahun )ProteinProtein yang berasal dari pangan hewani merupakan asam amino yang paling
komplit. Bagi vegetarian sebaiknya mengkonsumsi kedelai untuk mengkonsumsi
kedelai untuk mengkonsumsi proteinLemakAsam lemak tak jenuh dapat
meningkatkan LDL dan menurunkan HDLGizi dan gaya hidupKopiBila
mengkonsumsi 330 mg kafein/4 cangkir kopi sehari lebih rentan terhadap patah
tulang karena memicu kerapuhan, kopi bias menutrisi kulit dan mengangkat sel
kulit mati, pada kopi terdapat metil satin yang ada pada kopi membuat
ketagihan, jika darah kelebihan kafein dapat terjadi penumpukan kafein dan akan
terjadi pembuluh darah tegang, tekanan darah meningkat dan dapat menyebabkan
stroke karena pecahnya pembuluh darah dan wanita dapat menyebabkan kemandulan
74 %Soft drinkDapat menyebabkan kerapuhan
pada tulangRokokDapat mempengaruhi sistem
reproduksi wanitaseperti menstruasi tidak teraturAlkoholMenghambat penyerapan vitamin
D dan kalsium yang baik
maaf mbak. blog nya tolong diperbaiki. huruf jadi sulit dibaca dan background nya jangan foto sendiri. gagal fokus saya
BalasHapus