Jumat, 31 Januari 2014

Gizi Daur Hidup

Sejarah Perkembangan Ilmu GiziPenelitian yang menegaskan bahwa ilmu gizi sudah ada sejak dulu diantaranya adalah :
a.       Antoine Lavoisier  (1743-1794), Mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan  penggunaan energi makanan yang meliputi  proses pernafasan, oksidasi dan kalorimetri.
b.      Penemuan Mineral – Sejak lama mineral telah diketahui dalam tulang dan gigi. Pada tahun 1808 ditemukan kalsium. Tahun 1808, Boussingault menemukan zat besi sebagai zat esensial. Ringer (1885) dan Locke (1990), menemukan cairan tubuh perlu konsentrasi elektrolit tertentu. Awal abad 20, penelitian Loeb tentang pengaruh konsentrasi garam natrium, kalium dan kalsium klorida terhadap jaringan hidup.
c.       tahun 1887-1905 muncul penelitian-penelitian dengan makanan yang dimurnikan dan makanan utuh. Pada tahun 1912, Funk mengusulkan memberi nama vitamine untuk zat tersebut. Tahun 1920, vitamin diganti menjadi vitamine dan diakui sebagai zat esensial.
d.      tahun 1955, dan diperoleh pengertian tentang struktur sel yang rumit serta peranan kompleks dan vital zat gizi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel.
e.       Keadaan Sekarang – Muncul konsep-konsep baru antara lain: pengaruh keturunan terhadap kebutuhan gizi; pengaruh gizi terhadap perkembangan otak dan perilaku, kemampuan bekerja dan produktivitas serta daya tahan terhadap penyakit infeksi.
   Ruang Lingkup Ilmu GiziRuang lingkup cukup luas, dimulai dari cara produksi pangan, perubahan pascapanen (penyediaan pangan, distribusi dan pengolahan pangan, konsumsi makanan serta cara pemanfaatan makanan oleh tubuh yang sehat dan sakit). Ilmu gizi berkaitan dengan ilmu agronomi, peternakan, ilmu pangan, mikrobiologi, biokimia, faal, biologi molekular dan kedokteran.Informasi gizi yang diberikan pada masyarakat, yang meliputi gizi individu, keluarga dan masyarakat; gizi institusi dan gizi olahraga.
Pengenalan Ilmu Gizia.      Ilmu Gizi (Nutrience Science) adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal/ tubuh.
b.      Zat Gizi (Nutrients) adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan.
c.       Gizi (Nutrition) adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses digesti, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan, untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dri organ-organ, serta menghasilkan energi.
d.      Pangan adalah istilah umum untuk semua bahan yang dapat dijadikan makanan.
e.       Makanan adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsur-unsur/ ikatan kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh, yang berguna bila dimasukkan ke dalam tubuh.
f.       Bahan makanan adalah makanan dalam keadaan mentah.
g.      Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi.
Pengelompokan Zat Gizi Menurut KebutuhanDibagi dalam dua golongan besar yaitu  :
1.       MakronutrienKomponen terbesar dari susunan diet, berfungsi untuk menyuplai energi dan zat-zat esensial (pertumbuhan sel/ jaringan), pemeliharaan aktivitas tubuh. Karbohodrat (hidrat arang), lemak, protein, makromineral dan air.
2.       Mikronutrien
Golongan mikronutrien terdiri dari:
a.       Karbohidrat – Glukosa, serat.
b.      Lemak/ lipida – Asam linoleat (omega-6), asam linolenat
 (omega-3).c.       Protein Asam-asam amino, leusin, isoleusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, valin, histidin, nitrogen nonesensial.
d.      Mineral Kalsium, fosfor, natrium, kalium, sulfur, klor, magnesium, zat besi, selenium, seng, mangan, tembaga, kobalt, iodium, krom fluor, timah, nikel, silikon, arsen, boron, vanadium, molibden.
e.       VitaminVitamin A (retinol), vitamin D (kolekalsiferol), vitamin E (tokoferol), vitamin K, tiamin, riboflavin, niaclin, biotin, folasin/folat, vitamin B6, vitamin B12, asam pantotenat, vitamin C.
f.       Air
Fungsi Zat Gizi
  1. Memberi energi (zat pembakar
  1. Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh (zat pembangun
  1. Mengatur proses tubuh (zat pengatur
 
  1. PEMENUHAN GIZI SEIMBANG
Diantara nutrisi-nutrisi penting sebagai asupan makanan untuk balita sebagai berikut :1.      Karbohidrat merupakan sumber energi yang tersedia dengan mudah di setiap makanan dan harus tersedia dalam jumlah yang cukup karena kekurangan karbohidrat dapat menyebabkan terjadi kelaparan dan berat badan menurun
2.      Protein harus dikonsumsi secara seimbang karena protein dibutuhkan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
3.      Lemak merupakan sumber energi utama untuk pertumbuhan dan aktifitas fisik bagi balita.
4.      Vitamin dan mineral disaran untuk selalu dihidangkan dalam menu makanan sehari-hari karena vitamin tidak dihasilkan tubuh dalam jumlah banyak. Vitamin sangat membantu dalam melawan radikal bebas. Vitamin dapat dijumpai dalam roti, buah-buahan, sayuran, susu, daging.
 Pedoman Umum Gizi Seimbang1.      Makan makanan yang beraneka ragam.2.      Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi..
3.       Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
4.      Batasi konsumsi lemak dan minyak hingga 1/4 dari kebutuhan energi.5.      Gunakan garam beryodium.6.      Gunakan makanan sumber zat besi.7.      Berikan hanya ASI kepada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan mp ASI  atau makanan pendamping ASI setelah usia 6 bulan.8.      Biasakanlah untuk sarapan sebelum memulai aktifitas.9.      Minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya.10.  Lakukan aktifitas fisik secara teratur atau olahraga.11.  Hindari untuk minum-minuman yang beralkohol .
12.  Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.13.  Bacalah label makananGIZI IBU HAMILAngka Kecukupan Gizi Ibu Hamil1.      Kalori
Selama kehamilan konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang di dapat haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya.2.      Protein
Selain menjadi sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel merupakan salah satu fungsi protein. Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.3.      Vitamin A
Sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Namun meskipun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan sampai berlebih dalam mengkonsumsinya, karena jika ibu hamil mengalami kelebihan vitamin A hal ini dapat membuat janin terganggu pertumbuhannya.4.      Zat Besi
Berfungsi di dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Zat besi akan diperlukan pada saat kehamilan memasuki usia 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg per harinya. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan.5.      Calsium
Berfungsi dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan ada kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis.Pengaruh Masalah Kurang Gizi1.      Terhadap Ibu
Gizi kurang pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada ibu antara lain: anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, dan terkena penyakit infeksi.2.      Terhadap Perslinan
Pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (premature), pendarahan setelah persalinan, serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat.3.      Terhadap Janin
Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan kegururan, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intra partum (mati dalam kandungan), lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Status Gizi Ibu HamilRumus Berat badan Ideal Ibu HamilBBIH = BBI + (UH x 0.35)dimana,BBIH = Berat Badan Ibu HamilUH = Umur Kehamilan dalam Minggu0.35 =tambahan berat badan kg per minggunyaPenjelasannya sbb:BBI = (TB-110) jika Tinggi Badan diatas 160 cmBBI = (TB-105) jika Tinggi Badan dibawah 160 cmBBI = (TB-100) jika Tinggi Badan dibawah 150 cmUH = adalah umur kehamilan dalam minggu (kenapa diambil per minggu agar kontrol faktor resiko penambahan berat badan secara dini dapat diketahui)
0.35 = adalah tambahan berat badan kg per minggunya. Rata-rata penambahan berat badan khan sekitar 350 – 400 gr atau sekitar 0.35 – 0.4 kg. Kenapa diambil nilai yang terendah karena pertambahan berat badan ditekankan pada kualitas (mutu) bukan pada kuantitas (banyaknya).
Berbagai Keluhan Saat Hamil dan Cara Mengatasinya1.      Hiperemesis
Cara mengatasi :·      Untuk mual di pagi hari, konsumsi biskuit cracker kering rendah garam atau roti bakar sebelum bangun dari tempat tidur.
·      Cemilan yang mengandung protein ringan sebelum tidur dapat mengurangi mual sepanjang malam
·      Makan dengan porsi kecil tetapi sering
·      Minum yang cukup, hindari dehidrasi atau kurang cairan. Minum cairan di sela-sela waktu makan
·      Hindari makanan yang berbau tajam, berbumbu, dan berlemak.
·      Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B6, atau suplemen vitamin B6 yang terbukti dapat menurunkan gejala mual dan muntah.
2.      Eklampsia
Wanita hamil mengalami tekanan darah tinggi secara tiba-tiba setelah usia kehamilan 20 minggu. Biasanya berbarengan dengan terdapatnya protein dalam urin. Dalam kasus yang serius, kondisi ini bisa menyebabkan gagal ginjal, kejang, kerusakan hari, gangguan pernafasan bahkan kematian.3.      Konstipasi dan Hemoroid
Konstipasi atau hemoroid adalah pelebaran pembuluh vena di anus yang menyebabkan rasa nyeri saat buang air besar (BAB). Hemoroid sering terjadi akibat kehamilan, dan kadang keadaan ini memburuk selama hamil jika sebelumnya telah mengalami Hemoroid. Hemoroid selama hamil terjadi akibat kerja hormon progesteron yang merelaksasi dinding pembuluh vena sehingga melebar, berat rahim yang makin membesar, hambatan pada pembuluh vena di daerah panggul, dan ditambah dengan gangguan konstipasi.Cara Mengatasi :·      Cegah terjadinya konstipasi dengan banyak mengonsumsi makanan berserat dan minum air 8 gelas sehari.
·      Mengonsumsi makanan dengan kandung vitamin B yang tinggi dapat membantu. Vitamin C dan E juga dianjurkan karena diyakini dapat menguatkan pembuluh darah. Bawang merah dan bawang putih dipercaya dapat meningkatkan elastisitas pembuluh darah.
·      Terapkan pola aktivitas, olahraga, dan istirahat yang seimbang, terlalu banyak periode istirahat dapat meningkatkan kemungkinan konstipasi.
·      Hindari terlalu sering mengonsumsi daging.
·      Minuman hangat di pagi hari setelah bangun tidur dapat merangsang pergerakan usus.
4.      Oedema
Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam.Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi.. Asupan yang Perlu Dihindari Selama Masa kehamilana.       Kafein Dosis Tinggib.      Daging Dingin
c.       Jenis Keju Lembutd.      Telur.e.       Alkohol
  GIZI IBU MENYUSUIMekanisme Produksi ASIMulai dari bulan ketiga kehamilan, tubuh wanita memproduksi hormon yang menstimulasi munculnya ASI dalam sistem payudara:·         Progesteron: mempengaruhi pertumbuhan dan ukuran alveoli. Tingkat progesteron dan estrogen menurun sesaat setelah melahirkan.
·         Estrogen: menstimulasi sistem saluran ASI untuk membesar.
·         Follicle stimulating hormone (FSH)
·         Luteinizing hormone (LH)
·         Prolaktin: berperan dalam membesarnya alveoil dalam kehamilan.
·         Oksitosin: Setelah melahirkan, oksitosin juga mengencangkan otot halus di sekitar alveoli untuk memeras ASI menuju saluran susu.
·         Human placental lactogen (HPL) : Sejak bulan kedua kehamilan, plasenta mengeluarkan banyak HPL, yang berperan dalam pertumbuhan payudara, puting, dan areola sebelum melahirkan.
Tahapan Lactogenesis1.      Laktogenesis Ipayudara memproduksi kolostrum, yaitu berupa cairan kental yang kekuningan. Pada saat itu, tingkat progesteron yang tinggi mencegah produksi ASI sebenarnya. 2.      Laktogenesis II
Saat melahirkan, keluarnya plasenta menyebabkan turunnya tingkat hormon progesteron, estrogen, dan HPL secara tiba-tiba, namun hormon prolaktin tetap tinggi. Hal ini menyebabkan produksi ASI besar-besaran   3.      Laktogenesis III
Sistem kontrol hormon endokrin mengatur produksi ASI selama kehamilan dan beberapa hari pertama setelah melahirkan. Ketika produksi ASI mulai stabil, sistem kontrol autokrin dimulai.Tingkatan ASI1.      Kolostrum
·           ASI ini berwarna kekuningan & lebih kental
·           Kolostrom mengandung tinggi kadar sel darah putih, antibodi & protein yang disebut sebagai Immunoglobin
2.      ASI Transisi
3.      ASI Matur
·           terdiri dari 3 jenis yang keluar berurutan waktunya : 1. Quencher, 2. Foremilk (ASI Awal) , dan 3. Hindmilk (ASI Akhir).
·           ASI ini berwarna putih & mempunya komposisi yang stabil serta sangat lengkap sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan bayi.
Komposisi ASI·           Lemak bisa dikatakan sumber kalori utama pada ASI, kadar lemak dalam ASI antara 3,5 % - 4,5 %.
·           Karbohidrat, Laktose adalah karbohidrat utama pada ASI, kadarlaktosa pada ASI adalah 7 %. Laktose mempunyai manfaat lain yaitu mempertinggi absorsikalsium dan merangsang pertumbuhan laktobasilus bifidus
·           Protein, Kasein dan Whey adalah protein pada ASI. Kadar protein ASI sebesar 0,9 % - 60 %
·           Vitamin, pada proses pembentukan darah vitamin K pada ASI berfungsi sebagai katalisator. Vitamin K dalam ASI jumlahnya cukup dan mudah diserap. Dalam ASI juga terdapat vitamin D dan E terutama dalam kolostrum.
 Manfaat ASI Bagi Bayi1.      ASI mengandung antibodi dalam jumlah besar yang berasal dari tubuh seorang ibu. Antibodi tersebut membantu bayi menjadi tahan terhadap penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh2.      Hormon yang terdapat di dalam ASI menciptakan rasa kantuk dan rasa nyaman. Hal ini dapat membantu menenangkan  kolik atau bayi yang sedang tumbuh gigi dan membantu membuat bayi tertidur setelah makan.3.      Menyusui membantu perkembangan otak. Bayi yang diberi ASI rata-rata memiliki IQ 6 poin lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula.4.       Menyusui secara psikologis baik bagi bayi dan meningkatkan ikatan dengan ibu.
 Manfaat ASI Bagi Ibu1.      Cara paling mudah untuk menurunkan berat badan. Menyusui membakar ekstra kalori sebanyak 200-250 per hari.
2.      Menyusui itu gratis.
3.      ASI selalu siap tersedia.
4.      ASI merupakan metode kontrasepsi yang alami
5.      Pelepasan hormon oksitosin ketika menyusui meningkatkan perasaan tenang, nyaman, dan cinta untuk bayi.
6.      Menyusui bagus untuk kesehatan.
7.      .
Isu dan Penyebab Kegagalan MenyusuiGagal IMD, Asi tidak keluar, Payudara bengkak, Kelainan puting ( Puting susu datar, Puting susu terpendam ), Puting susu lecet dan nyeri, Saluran susu tersumbat, Mastitis, Abses payudara, Bayi bingung puting, Bayi tidak mau menyusu, Bayi sering menangis  Volume ASIvolume ASI dari waktu ke waktu berubah, yaitu: a.       Enam bulan pertama  :  500-700 ml ASI/ 24 jam
b.      Enam bulan kedua      : 400-600 ml ASI/ 24 jam
c.       Setelah satu tahun       : 300-500ml ASI/ 24 jam
 Faktor yang berpengaruh terhadap kuantitas produksi ASIa.      Makanan
Bahan makanan yang dibatasi untuk ibu menyusui  :
1.       Yang merangsang, seperti: cabe, merica, jahe, kopi, alkohol.
2.       Yang membuat kembung, seperti : ubi, singkong, kol, sawi dan daun bawang.
3.       Bahan makanan yang banyak mengandung gula dan lemak.
b.      Emosi dan keadaan psikis
Emosi dan keadaan psikis ibu sangat mempengaruhi refleks pengaliran susu.  Karena refleks ini mengontrol perintah yang dikirim oleh hipotalamus pada kelenjar bawah otak.
c.       Penggunaan alat kontrasepsi
Pada ibu yang menyusui bayinya penggunaan alat kontrasepsi hendaknya diperhatikan karena pemakaian kontrasepsi yang tidak tepat dapat mempengaruhi jumlah produksi ASI.
d.      Perawatan payudara
Perawatan payudara bisa dilakukan saat masih dalam masa kehamilan. Karena perawatan yang benar akan memperlancar produksi ASI.
e.       Anatomis payudara
Bila jumlah lobus dalam buah dada berkurang, lobulus pun berkurang. Dengan demikian produksi ASI juga berkurang karena sel-sel acini yang menghisap zat-zat makan dari pembuluh darah akan berkurang.
  f.        Istirahat cukup
Bila kurang istirahat akan mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya dengan demikian pembentukan dan pengeluaran ASI berkurang.
g.       Faktor isapan anak
Bila ibu jarang menyusui anak dan berlangsung sebentar maka hisapan anak berkurang dengan demikian pengeluaran ASI berkurang.
 GIZI BAYITanda Kecukupan ASI1.      Frekuensi buang air kecil (BAK) per hari paling tidak 6x sehari2.       pada umur 0-4 bulan kenaikan BB per minggu bayi adalah 170 gr per minggu. Usia 4-6 bulan sekitar 113-141 gr per minggu.
3.      perilaku bayi pasca menyusui, bayi tampak puas, kenyang, tidak rewel, tidur dengan nyenyak dan di saat bangun alert, dan aktif normal.
4.      Biasanya sampai usia sebulan bayi dapat bab >2x per hari atau bahkan pasca menyusui langsung bab.
 perbandingan antara susu formula dengan ASI.a.       nutrisi ASI paling sesuai dengan pencernaan bayi dan kebutuhannya, susu formula seringnya dibuat dengan proses enrichment dan kurang dapat diserap dengan baik.
b.      ASI memiliki banyak sel darah putih dan Immunoglobulin (zat anti bodi). Adapun susu formula tidak mengandung sama sekali sel darah putih dan kadar Immunoglobulin-nya rendah.
c.       ASI mengandung DHA dan AA dalam jumlah yang tinggi, yang bermanfaat dalam pembentukan sel otak. ASI mudah diserap usus, Susu formula tidak mengandung kolesterol, kurang kandungan DHA-nya dan tidak dapat diserap secara sempurna.
d.      ASI pun kaya protein pembangun tubuh dan otak. Sementara susu formula, tidak mengandung kedua enzim tersebut. Kadar proteinnya pun kurang.
e.       ASI memiliki kadar laktosa dan dalam jumlah cukup tinggi. Sedangkan susu formula kurang kandungan laktosa dan oligosakaridnya.
f.       ASI kaya dengan enzim pencernaan seperti lipase dan amilase, kaya hormon (seperti tyroid, prolaksin, dan oksitoksin. Berbeda dengan susu formula, kandungannya sedikit sekali.
g.      ASI mengandung zat besi, zinc, kalsium, serta anti oksidan yang dapat diserap dengan baik oleh usus bayi. Sedangkan pada susu formula zat tersebut kurang dapat diserap.
h.      ASI praktis, murah, dan selalu steril. Adapun susu formula relatif mahal serta beresiko tercemar kuman bila tidak tepat penanganannya.
 Prinsip Pemberian MPASIa.       Memberikan ASI eksklusif selama enam bulan dan memperkenalkan makanan pendamping ASI ketika usia bayi di atas enam bulan
b.      ASI tetap diberikan sampai bayi berumur dua tahun atau lebihc.       Perilaku ibu sangat berperan dalam keberhasilan pemberian MPASI, misalnya:1.      Secara responsif, yaitu setiap saat bayi lapar dan dalam porsi yang kecil namun sering.
2.       Pemberian harus sabar, perlahan-lahan dan dengan kasih sayangd.      Keragaman bentuk, rasa, tekstur dan cara pemberian untuk menghindari kebosanan bayie.       Menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga membangkitkan selera makanf.       Menjaga sanitasi dan higienis dalam mempersiapkan dan menyajikan MPASI,g.      Memberikan MPASI sesuai umur dan frekuensi per harih.      Tekstur yang lembut, meningkat agak kasar dan akhirnya kasar menyerupai makanan dewasa.i.        Frekuensi pemberian jenis dan kepadatan energi MPASI disesuaikan dengan umur bayi. Snack bergizi juga dapat diberikan.j.        MPASI dianjurkan yang bergizi tinggi, menyehatkan dan beraneka ragam.
k.      Pemberian MPASI te tap diberikan sekalipun dalam keadaan bayi sakitGIZI BADUTADampak Kurang Gizi Pada Baduta1.      Masalah kurang gizi membunuh/ melumpuhkan jutaan anak setiap tahunnya, dan mencegah jutaan anak meraih potensi intelektual dan produktivitas, yang optimal
2.      Konsekuensi,langsung : morbiditas, mortalitas, terhambatnya perkembangan motorik dan mental
3.      Jangka panjang : menghambat daya intelektual, produktivitas, dan kesehatan secara keseluruhan
GIZI PRESCHOOLResiko Obesitas Pada Anak1.      Meningkatnya kejadian diabetes tipe 2 (diabetes pada usia dewasa).
2.      Meningkatnya kejadian penyakit jantung akibat kolesterol darah yang tinggi dan tekanan darah yang tinggi.
3.      Meningkatnya kejadian berhenti napas waktu tidur (sleep apnea).
4.      Gangguan tulang dan otot rangka.
5.      Penyakit hati dan penyakit asma.
 Perilaku Makan Anak Usia Pra SekolahAnak dalam usia ini sudah dapat lebih banyak diperkenalkan dengan makanan yang disajikan untuk anggota keluarga lainnya. Semakin bertambah usia jumlah bahan makanan yang diperlukan oleh seorang anak akan semakin bertambah pula.Sepertiga dari kebutuhan protein sedapat mungkin diambil dari makanan yang berasal dari hewan. GIZI REMAJADikatakan Remaja pada Usia :1.      Usia 12-18 tahun
2.      9-10 tahun,  jika sudah mengalami menstruasi
Priode masa transisi :1.      Biologis = fase pubertas ( bentuk tubuh berubah ubah, merupakan perbedaan yang mencolok antara perempuan dan laki-laki, oleh karena progesteron dan esterogen.
2.      Koognitif = sudah mulai berfikir secara abstrak
3.      Social = mulai menyukai lawan jenis.
 PERTUMBUHAN FISIOLOGISPada fase remaja, kebutuhan yang paling tinggi adalah protein. Didalam protein hormone somatopedin oleh hati. Hormone ini bekerja pada massa pubertas, tinggi pertumbuhan dan hormon somatopedin ini akan menjadi penggerak utama pada saat pematangan seksual.ESTEROGEN                                                                        TESTOTERON·         Perubahan suara                                              Perubahan suara
·         Pembesaran panggul                                       tumbuh kumis
·         Pembesaran payudara                                     Jakun
 MASA LEMAK = MASA OTOT1.      Masa otot = masa tanpa lemak.(kebutuhan energy pada laki-laki lebih besar dari pada perempuan, karena masa otot laki-laki lebih besar dari pada perempuan.
2.      Pada perempuan masa lemak dibutuhkan untuk kematangan seksual, dan menstruasi.
MASA OTOT > MASA LEMAK1.      Testoteron berfungsi merangsang perkembangan otot karena aktifitas kerja. Disini protein lebih dibutuhkan.
2.      Pada laki-laki dimasa pubertas volume darah meningkat, membutuhkan peningkatan zat besi  (Fe) konsentrasi HB, sehubungan dengan terjadinya kematangan seksual.
METABOLISME BASAL = energy yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas vital (bernafas, detak jantung, metabolisme.). Karena metabolisme basal lebih berkolerasi positif pada masa tanpa lemak, sehingga kesuburan energy pada laki-laki lebih tinggi dari perempuan.Protein lebih : mens lebih awal, maka menopause semakin cepat. Esterogen : untuk sistem pertahanan tubuh.LEMAK ATAU ASAM LEMAK ESENSIAL1.      Untuk pembentukan organ-organ
2.      Proses aromatigasi dimana androgen (testosterone) berubah menjadi esterogen yang dihasilkan diluar folikel, endrogen, estrogen, dan lemas juga berfungsi sebagai untuk menunjang kematangan seksual.
 Remaja kepadatan tulang 45% jika kebutuhan terpenuhi.Dewasa kepadatan tulang 90% jika kebutuhan terpenuhi. Untuk mencegah aktifitas osteoklas yang + dan tidak mempengaruhi osteoblas yang sudah terbentuk sampai usia 20 tahun.  Angka kecukupan gizi dan dan masalah GiziYang biasa dinilai untuk menghitung kecukupan gizi adalah suatu populasi. Batasan 77 %  dan dibawah 77 % dianggap kurang gizi, berdasarkan  :  
1.      Usia2.      Gender3.      Kondisi faal ( ex : bumil dan menyusui )Energi dan protein dikatakan cukup apabila mencapai nilai 77%Kekuranagan energy Protein1.      MarasmusØ  Kekurangan energy : tidak memiliki jaringan lemak
Ø  Bayi 12 bulan pertamaØ  Gejala : pertmbuhan terhambat, otot melemah, lemak bawah kulit berkurang, wajah terlihat tua, pembesaran hati2.      KwashirkorØ  Kekurangan protein stadium beratØ  Terjadi pada balitaØ  Gemuk oedemaØ   Tatalaksana mengatasi gizi buruk1.      Fase stabilisasi/pnyelesaian     : makanan difortifikasi (cairan)2.      Fase transisi/tahap pnyembuhan : makanan ditambah f100 (mengandung 100 kalori )
3.      Fase stabilisasi/tahap lanjutan : kondisi sudah membaik, sudah dibolehkan pulang dan sudah mulai dapat menerima makanann      Gizi DewasaKarakteristik Dewasa dibagi 3 kelompok  :1.      Dewasa muda                   : 19-29 th2.      Dewasa wadya                  : 30-49 th3.      Dewasa lanjut                   : 50-64 th Secara finansial kelompok dewasa disebut dengan usia produktif / usia kerja.Energi berkolerasi positif terhadap angka metabolisme basal dan bekolerasi positif terhadap masa otot yang mempengaruhi kebutuhan energi pada remaja adalah aktfitas. Kebutuhan vitamin A pada laki laki dewasa  adalah 600 RE, dan pada wanita 500 RE. Kebutuhan Vitamin A pada laki-aki lebih tinggi dari pada perempuan disebabkan oleh laki-laki lebih beresiko terkena buta senja Vitamin C bagi laki-laki lebih tinggi kebutuhannya dari pada wanita disebabkan oleh pada laki-laki dapat menyebabkan stres oksidatif. Stres Oksidatif adalah : kelebihan radikal bebas yang tidak bias di netralisir oleh tubuh
Zink pada pria lebih kurang 13 dan pada wanita kebutuhannya 9, peran zink pada pria adalah secara umum untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan zink mempunyai pengaruh siknifikan terhadap peranan penting sistem reproduksi pria. Kekurangan zink pada pria dapat menyebabkan produksi sperma berkurang, produksi sperma berkurang sepertiga dari biasa, kondisi sperma tidak bagus, ukuran testis menyusut. Secara umum indra pengecap pad alidah kurang optimal dan gagal tumbuh.EnergiKelebihan asupan energi yang tidak di imbangi dengan aktifitas fisik akan menyebabkan kenaikan berat badan tidak terkontrol sehingga meningkatkan resikoKarbohidratKebutuhan kalori berdasarkan formula Haris-benedik1.      Wanita :
BMR = 655 + ( 4,35 x berat dalam pounds ) + (4,7 x tinggi dalam inci ) – ( 4,7 x umur dalam tahun )2.      Pria :
BMR = 66 + ( 6,23 X Berat dalam pounds )+ ( 12,7 x tinggi dalam inci ) – ( 6,8 x umur dalam tahun )ProteinProtein yang berasal dari pangan hewani merupakan asam amino yang paling komplit. Bagi vegetarian sebaiknya mengkonsumsi kedelai untuk mengkonsumsi kedelai untuk mengkonsumsi proteinLemakAsam lemak tak jenuh dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDLGizi dan gaya hidupKopiBila mengkonsumsi 330 mg kafein/4 cangkir kopi sehari lebih rentan terhadap patah tulang karena memicu kerapuhan, kopi bias menutrisi kulit dan mengangkat sel kulit mati, pada kopi terdapat metil satin yang ada pada kopi membuat ketagihan, jika darah kelebihan kafein dapat terjadi penumpukan kafein dan akan terjadi pembuluh darah tegang, tekanan darah meningkat dan dapat menyebabkan stroke karena pecahnya pembuluh darah dan wanita dapat menyebabkan kemandulan 74 %Soft drinkDapat menyebabkan kerapuhan pada tulangRokokDapat mempengaruhi sistem reproduksi wanitaseperti menstruasi tidak teraturAlkoholMenghambat penyerapan vitamin D dan kalsium yang baik

1 komentar:

  1. maaf mbak. blog nya tolong diperbaiki. huruf jadi sulit dibaca dan background nya jangan foto sendiri. gagal fokus saya

    BalasHapus